Novel terakhir dari 7 serial Harry Potter ini menjadi cerita penutup dari kisah perjalanan seorang penyihir muda bernama Harry Potter. Seperti yang dikisahkan sebelumnya bahwa Harry Potter sedang memburu horcrux-horcrux musuh bebuyutannya, Lord Voldemort. Horcrux tersebut berfungsi sebagai pengganti atau belahan nyawa dari sang pemilik. Jadi untuk membunuh Voldemort, Harry harus menghancurkan kesemua Horcrux yang dimiliki olehnya. Horcrux-horcrux tersebut ditanamkan di berbagai benda sakti yang penuh kenangan. Di novel sebelumnya dikisahkan tentang perjuangan Dumbledore untuk menghancurkan Horcrux yang sampai merenggut nyawanya.
Di dalam Harry Potter dan Relikui Kematian ini. Harry dan 2 sahabatnya, Ron dan Hermoine berusaha mencari horcrux-horcrux yang tersisa. Mereka meninggalkan tahun terakhir mereka di Hogwarts demi mendapatkan benda-benda tersebut. Keadaan dunia sihir setelah kebangkitan Kau-Tahu-Siapa(panggilan pengganti bagi Voldemort) menjadi kacau. Banyak orang hilang dan mati tiba-tiba. Bahkan sampai akhirnya kementrian sihir jatuh di tangan sang pangeran kegelapan.
Cerita menjadi lebih seru lagi ketika orde phonix atau laskar bentukan dumbledore yang berusaha memeranginya makin berada dalam keadaan terdesak. Tanpa sepengetahuan Kau-Tahu-Siapa, Harry berhasil menghancurkan 5 Horcrux miliknya. Hal itu dengan bantuan kedua temannya, Goblin, Pedang Gryfindor dan tanduk bastilla dan api sihir. 2 Horcrux lagi tersisa yaitu yang ada di dalam tubuh Voldemort sendiri dan satu lagi terdapat di dalam ular kesayangannya, Nagini.
Kegentingan memuncak ketika Voldemort mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh Harry. Dia murka besar. Segera saja Voldemort dan para pelahap maut mengobrak-abrik dunia sihir untuk menemukan Harry. Sampai akhirnya dia menyerang sekolah sihir Hogwarts. Ttibalah pertarungan final antara Voldemort dan pengikutnya melawan Harry Potter, Orde Phonix dan kawan-kawannya. Peperangan ini juga diikuti oleh para raksasa, laba-laba dan binatang sihir lainnya. Banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak. Sampai akhirnya Harry dihadapkan satu lawan satu dengan sang penguasa kegelapan. Satu diantara mereka harus ada yang mati. Keduanya tidak ditakdirkan untuk hidup bersama.
Novel ini sungguh memukau bagi para penggemar Harry Potter. Klimaks di akhir yang benar-benar menegangkan membawa imajinasi kita ke dunia sihir secara langsung. Ini adalah novel perpisahan dari J. K. Rowling bagi para penggemar Harry Potter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar